Rangkuman PPKN Tema 9

 

RANGKUMAN PPKN TEMA 9

 

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan suku, adat istiadat. Indonesia terdiri atas ribuan pulau, suku bangsa, rumah adat, serta budaya daerah yang berbeda-beda. Kita tidak boleh merendahkan suku bangsa lain dan menganggap suku bangsa sendiri sebagai suku bangsa yang terbaik. Semua berada dalam satu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Walaupun beraneka ragam budaya, tetap menjunjung persatuan dan kesatuan. Kekayaan tersebut merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa sehingga kita wajib mensyukurinya.

 

Di sekolah kita bergaul dengan teman-teman sekolah. Mereka memiliki keberagaman dengan kita, suku, budaya, serta bahasa. Ada yang Suku Jawa, Sunda, Betawi dan lain sebagainya. Bergaul dengan teman sekolah harus rukun tanpa membeda-bedakan suku dan budaya bangsa. Saat bermain tidak boleh mengganggu teman. Kita harus bersikap adil dan jujur saat bermain di sekolah. Hindari terjadinya pertengkaran dalam bermain. Hal itu bisa menimbulkan permusuhan yang akan mengurangi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

 

Sejarah Terbentuknya NKRI Kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak muncul tiba-tiba, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama. Indonesia mengalami masa-masa penjajahan dari negara-negara lain, seperti Portugis, Inggris, Belanda, dan Jepang. Penjajahan Belanda adalah penjajahan terlama, yaitu berlangsung kurang lebih 350 tahun. Bangsa Inggris menjajah Indonesia selama 6 tahun (1811-1816). Bangsa Jepang menjajah Indonesia kurang lebih 3,5 tahun (1942-1945).

 

Bangsa Indonesia mengalami masa-masa sulit dalam perjuangan membebaskan diri dari penjajahan Belanda. Pada masa penjajahan Jepang, bangsa Indonesia mengalami penderitaan yang sangat berat akibat kesewenang-wenangan tentara pendudukan Jepang. Akhirnya bangsa Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Kemerdekaan Indonesia bukan merupakan hadiah yang diberikan oleh bangsa lain. Kemerdekaan yang diperoleh bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pendahulu kita, serta rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Para pahlawan bangsa rela mengorbankan jiwa, raga, maupun harta benda. Ratusan ribu pejuang Indonesia telah gugur dalam upaya meraih kemerdekaan Indonesia. Akankah perjuangan para pahlawan kita sia-siakan?

 

Mari kita jaga keutuhan NKRI. Mempertahankan NKRI justru lebih berat daripada merebut kemerdekaan dahulu. Artinya menjaga NKRI memang tidaklah ringan dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Hal ini disebabkan adanya faktor geografis 35 Subtema 2 Keragaman Suku Bangsa Subtema 2 Keragaman Suku Bangsa dan sosial budaya bangsa Indonesia.

 

Berdasarkan faktor geografis, luasnya wilayah Indonesia menjadi tantangan tersendiri untuk menjaga keutuhan NKRI. Di antara puluhan ribu pulau di Indonesia, hanya ratusan pulau yang dihuni oleh penduduk. Masih banyak pulau terpencil yang langsung berbatasan dengan wilayah negara lain. Di wilayah-wilayah terluar tersebut seringkali terjadi berbagai pelanggaran kedaulatan yang dilakukan bangsa asing. Misalnya, pelanggaran tapal batas negara dan pencurian kekayaan alam.

 

Secara sosial budaya, upaya untuk mempertahankan NKRI menjadi tantangan tersendiri. Hal ini disebabkan bangsa Indonesia memiliki beragam suku, ras, agama, dan golongan. Bangsa Indonesia terdiri dari bermacam-macam suku. Ada suku Sunda, suku Batak, suku Jawa, suku Madura, dan berbagai suku lainnya. Dengan adanya keragaman suku, menyebabkan perbedaan adat istiadat, budaya, dan bahasa daerah. Tanpa adanya persatuan dan kesatuan bangsa, berbagai perbedaan tersebut dapat menjadi penyebab perpecahan.

 

Wilayah Indonesia, merupakan Negara maritim yang terbentang luas di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik dengan beribu-ribu pulaunya dengan beratus-ratus suku bangsanya. Indonesia berkembang dengan keragaman seni, budaya, dan adat. Setiap suku mempunyai seni dan budaya yang indah. Setiap daerah memiliki adat yang unik, Semua berbeda antara satu dengan yang lain. Dapat kita bayangkan, betapa kayanya bangsa kita yang memiliki beragam seni dan budaya.

 

Keanekaragaman budaya, dan adat istiadat menjadi Negara ini, Negara yang besar bila ada persatuan dan kesatuan. Berasal dari suku mana pun, tidak ada yang lebih rendah ataupun lebih tinggi. Semua suku sama, yaitu menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

 

Persatuan dan kesatuan bangsa harus selalu dijaga dan dilestarikan di tengah-tengah keragaman yang ada. Beberapa di antaranya, yaitu:

1. Mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi.

2. Memiliki sikap saling menghormati dan menghargai akan perbedaan yang ada.

3. Memiliki sikap senang membantu dan menolong orang lain yang membutuhkan.

4. Merasa bangga terhadap keragaman suku dan bangsa daerah yang menunjukkan kekayaan budaya nasional Indonesia

 

Indonesia merupakan Negara maritim yang terbentang luas di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik dengan beribu-ribu pulaunya dengan beratus-ratus suku bangsanya.

 

Bangsa Indonesia memiliki kekayaan budaya berupa keragaman suku, ras, dan adat istiadat, walaupun berbeda-beda tetapi persatuan dan kesatuan bangsa selalu dijaga dan dilestarikan di tengah-tengah keragaman yang ada.

 

Salah satu sikap dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa antara lain, sikap saling menghormati dan menghargai akan perbedaan yang ada, merasa bangga terhadap keragaman suku dan bangsa daerah yang menunjukkan kekayaan budaya nasional Indonesia.

 

Sikap Toleransi dalam Keberagaman Indonesia terdiri dari berbagai suku dan budaya. Keragaman ini merupakan kekayaan dan potensi bangsa yang tidak ternilai harganya, setiap daerah dalam wilayah Indonesia mempunyai adat istiadat dan budaya daerah yang khas. Setiap warga Indonesia termasuk kita hendaknya menunjukkan sikap toleransi terhadap keragaman dalam masyarakat.

 

Bentuk keragaman bangsa Indonesia tersebut, antara lain sebagai berikut:

a.         Keragaman dalam agama di Indonesia.

b.        Keragaman dalam suku di Indonesia.

c.         Keragaman dalam ras di Indonesia.

d.        Keragaman dalam sosial budaya di Indonesia.

e.         Keragaman dalam gender di Indonesia.

 

Bagi Indonesia keberagaman tersebut merupakan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Keberagaman itu merupakan ciri khas yang membedakan dengan bangsa lain. Keberagaman itu bukan merupakan unsur perpecahan ataupun penghalang, melainkan menjurus pada peraturan dan kesatuan bangsa, serta merupakan kekuatan bangsa untuk mewujudkan tujuan nasional.

 

Sikap Toleransi

 

Toleransi berasal dari bahasa Latin, tolerare yang mengandung arti “dengan sabar membiarkan sesuatu”. Toleransi dapat diartikan sebagai perilaku Bagi Indonesia. Bersikap toleransi berarti bersikap sabar, menahan diri, serta menghargai dan berhati lapang terhadap orang-orang yang memiliki perbedaan pendapat. keberagaman tersebut merupakan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas yang membedakan dengan sesama manusia.

 

Berikut bentuk sikap toleransi terhadap keragaman suku, budaya, agama, ras, dan gender.

 

1.             Toleransi dalam Keragaman Agama

 

Kebebasan beragama dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 29 Ayat (2) yang berbunyi “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan untuk kepercayaannya itu”. Dengan adanya jaminan kemerdekaan agama tersebut, segenap Warga Negara Indonesia hendaknya mengembangkan sikap toleransi antarumat beragama.

 

Sikap toleransi antarumat beragama dapat diwujudkan dalam bentuk tindakan seperti berikut:

a.         Memberi kesempatan kepada pemeluk agama lain untuk beribadah.

b.        Menjaga kerukunan antarumat beragama, intern umat beragama, dan antarumat beragama dengan pemerintah.

c.         Tidak menghina agama yang diyakini orang lain.

d.        Tidak memaksakan agama kepada orang lain.

e.         Beribadah dengan baik sesuai agama yang diyakini orang lain.

f.          Menghormati agama yang diyakini orang lain.

g.        Hormat menghormati dan saling bekerja sama antarumat beragama

 

2.        Toleransi dalam Keragaman Suku dan Ras

 

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki keberagaman suku bangsa. Indonesia memiliki lebih dari 300 suku bangsa. Di mana setiap suku bangsa memiliki kebudayaan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Suku bangsa yang ada merupakan bagian dari suatu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam setiap suku bangsa terdapat kebudayaan yang berbeda-beda. Selain itu masing-masing suku bangsa juga memiliki norma sosial yang mengikat masyarakat untuk menaati norma sosial tersebut. Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki norma-norma sosial yang berbeda-beda.

 

Terhadap keragaman yang ada, kita harus saling menghormati dan mengembangkan sikap toleran. Mengapa demikian? Alasannya, masyarakat Indonesia yang terdiri atas beragam suku dan ras pada dasarnya merupakan satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Jadi, dengan sikap toleransi antarsuku dan ras diharapkan akan terjalin persatuan dan kesatuan bangsa sehingga dapat memperkukuh NKRI.

 

Sikap toleransi dalam keragaman suku dan ras dapat kita tunjukkan dalam bentuk sikap dan perilaku baik kepada siapa pun tanpa membedakan suku dan ras mana pun. Selain itu, kita senantiasa menghargai dan menghormati harkat dan martabat setiap manusia dengan mengembangkan semangat persaudaraan dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. Dalam pergaulan sehari-hari, kita harus bisa menerima suku-suku dan ras bangsa lain.

 

Sikap toleran dalam keragaman suku dan ras dapat kita tunjukkan dalam bentuk sikap dan perilaku baik kepada siapa pun tanpa membedakan suku dan ras mana pun. Selain itu, kita senantiasa menghargai dan menghormati harkat dan martabat setiap manusia dengan mengembangkan semangat persaudaraan dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. Dalam pergaulan sehari-hari, kita harus bisa menerima suku-suku dan ras bangsa lain.

 

3.        Toleransi dalam Keragaman Sosial Budaya

 

Bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia memiliki latar belakang kebudayaan, adat istiadat, dan kehidupan yang berbeda-beda. Kenyataan ini mengakibatkan di setiap daerah berkembang sosial budayanya sesuai dengan keadaan lingkungan masingmasing. Setiap sosial budaya daerah berkembang selaras dengan kondisi daerahnya masing-masing. Keragaman sosial budaya merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya dan diwariskan oleh nenek moyang kita dari zaman dahulu. Kita sebagai generasi penerus bangsa hendaknya senantiasa menghormati, melestarikan, dan mengembangkan berbagai bentuk warisan sosial dan budaya Indonesia.

 

Bagaimanakah caranya? Tentu saja dengan bersikap toleran demi mempertahankan keanekaragaman sosial budaya bentuk tindakan seperti berikut:

a.         Menghargai hasil kebudayaan suku bangsa lain.

b.         Bangga terhadap kebudayaan dalam negeri.

c.         Menyaring budaya asing yang masuk Indonesia

d.         Mengetahui dan selalu mencari informasi keanekaragaman budaya bangsa Indonesia

e.         Menghormati kelompok lain yang menjalankan kebiasaan sosial dan adat istiadatnya.

f.          Mempelajari dan menguasai seni budaya bangsa sesuai minat dan kesenangannya.

g.         Melestarikan dan mengembangkan berbagai jenis seni tradisional seperti seni tari, seni musik, dan seni pertunjukan.


untuk latihan soal, silahkan klik link berikut ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SINONIM

IPS-KEBERAGAMAN SUKU BUDAYA