Rangkuman IPA Tema 9
RANGKUMAN
IPA TEMA 9
·
Alat
indra digunakan untuk mendeteksi dan mengenal keadaan di sekitar kita. Kita
bisa membaca dan melihat keadaan di sekitar menggunakan mata. Ketika mata
terpejam, kita tidak dapat melihat keadaan sekitar. Semua menjadi gelap, tidak
terlihat apapun.
·
Bola
mata terletak di dalam lekuk mata yang dibatasi oleh tulang dahi dan tulang
pipi. Mata terdiri atas alat-alat pada bagian luar mata dan bagian dalam mata.
Mata merupakan salah satu organ yang penting, sehingga harus dilindungi oleh
tulang.
·
Alat-alat
pada bagian luar mata terdiri atas alis, kelopak mata, kelenjar air mata, dan
bulu mata. Keempat alat tersebut berfungsi melindungi mata dari pengaruh luar.
·
Bagian
Luar Mata;
a)
Alis
mata merupakan kumpulan rambut kasar yang terletak di atas mata. Alis mata
berguna untuk mencegah keringat dan kotoran dari dahi agar tidak masuk ke dalam
mata
b)
Kelopak
mata terdiri atas kelopak atas dan kelopak bawah. Kelopak mata berguna untuk
menutup bola mata. Bagaimanakah keadaan mata saat kamu tertidur? Tentu saja
orang yang sedang tidur, kelopak matanya dalam keadaan tertutup. Pada waktu
tidur, mata beristirahat sehingga kelopak mata pun menutup. Apabila terkena
cahaya yang silau atau ada benda asing yang akan masuk, kelopak mata akan
segera menutup untuk melindungi mata. Mata kita juga sering berkedip tanpa kita
sadari. Berkedip merupakan kegiatan menutup dan membuka kelopak mata. Gerakan
kelopak mata ini juga bertujuan untuk membersihkan kornea.
c)
Kalenjar
Air Mata Kamu pasti pernah menangis, tahukah kamu dari manakah asal air mata
tersebut? Air mata yang muncul saat kita menangis dihasilkan oleh kalenjar air
mata. Air mata mempunyai banyak fungsi. Air mata berguna untuk membasahi kornea
mata agar tidak kering, melindungi mata dari kuman, menjaga mata dan bagian
dalam kelopak mata agar tetap sehat dan lembut.
d)
Bulu
Mata Bulu mata merupakan rambut yang terletak di kelopak mata. Bulu mata dapat
diumpamakan sebagai tirai (kisi-kisi). Tahukah kamu fungsi dari bulu mata? Bulu
mata berguna untuk melindungi mata dari benda asing, misalnya debu atau kotoran
agar tidak masuk ke dalam mata. Bulu mata juga berguna untuk mengurangi cahaya
yang terlalu terang yang akan masuk ke mata.
·
Bagian
Dalam Mata.
Bagian
dalam mata terdiri atas kornea, iris, pupil, lensa mata, retina, otot mata, dan
saraf mata
a)
Kornea/
Selaput Bening Kornea atau selaput tanduk sangat penting bagi ketajaman
penglihatan kita. Tahukah kamu apa guna kornea? Kornea berfungsi untuk
melewatkan cahaya yang masuk dari luar dan melindungi lensa mata. Cahaya
diteruskan ke bagian mata yang lebih dalam dan berakhir pada retina. Kornea
mempunyai sifat tidak berwarna (bening) dan tidak mempunyai pembuluh darah.
Orang yang sudah lanjut usia, korneanya berubah menjadi keruh. Kornea mata yang
rusak dapat diganti dengan cara melakukan cangkok mata. Orang yang
menyumbangkan kornea matanya disebut donor mata. Donor mata dapat menyembuhkan
seseorang dari kebutaan.
b)
Iris/
Selaput Pelangi Selaput pelangi adalah selembar otot yang terletak di belakang
kornea. Selaput pelangi merupakan jaringan yang kaya dengan pembuluh darah.
Warna iris ada yang biru, hitam, atau cokelat. Iris berguna untuk menggerakkan
pupil dan untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke mata. Lingkaran pupil
terbentuk oleh iris. Coba kamu lihat iris mata teman sebangkumu? Apa yang kamu
lihat? Selaput pelangi orang Indonesia pada umumnya berwarna cokelat kehitaman.
Iris bekerja sama dengan pupil.
c)
Pupil/
Anak Mata Pernahkah kamu melihat mata kucing di waktu malam hari? Atau
pernahkah kamu memerhatikan mata kucing ketika cahaya dalam keadaan sangat
terang? Jika cahaya yang masuk sedikit, pupil melebar. Jika cahaya yang datang
terlalu banyak, pupil mengecil. Pupil adalah celah (lubang) bundar yang ada di
tengah-tengah iris. Mengecilnya pupil dimaksudkan agar cahaya tidak terlalu
banyak masuk ke mata. Dalam cahaya redup atau gelap, otototot iris menjadi
relaks sehingga pupil melebar. Melebarnya pupil membuat cahaya yang masuk ke
mata menjadi banyak. Pupil berfungsi sebagai tempat masuknya cahaya.
d)
Lensa
mata berbentuk seperti lensa cembung dan tembus pandang. Apakah fungsi lensa
mata itu? Lensa mata mempunyai fungsi memfokuskan dan meneruskan cahaya yang
masuk ke mata agar jatuh tepat pada retina atau selaput jala. Lensa mata juga
berfungsi sebagai pengumpul cahaya. Lensa mata mempunyai kemampuan untuk
mencembung dan memipih dalam upaya memfokuskan jatuhnya cahaya. Kemampuan lensa
mata untuk mengubah kecembungannya disebut daya akomodasi. Saat melihat benda
dekat, mata berakomodasi dengan kuat. Akibatnya mata menjadi lebih cembung dan
bayangan dapat jatuh tepat di retina. Sedangkan pada saat mengamati benda yang
jauh, mata kita tidak berakomodasi sehingga lensa mata berbentuk pipih. Orang
yang sudah lanjut usia (di atas 50 tahun), daya akomodasi lensa matanya mulai
menurun sehingga menjadi sulit untuk melihat dengan jelas
e)
Retina/
Selaput Jala Selaput jala merupakan selaput yang terletak paling belakang,
bersifat peka terhadap rangsang cahaya. Selaput jala menerima cahaya yang
diteruskan oleh bagian-bagian mata di depannya. Pada selaput jala terdapat
ujung-ujung saraf penerima. Pada retina ada bagian yang disebut bintik kuning
dan di bawah bintik kuning terdapat bintik buta. Jika cahaya jatuh pada bintik
buta, maka kita tidak dapat melihat sesuatu. Retina mempunyai saraf yang
berhubungan dengan saraf pusat penglihat yang berfungsi untuk mengatur kerja
mata dan menyampaikan gambar yang kita lihat ke otak.
f)
Otot
Mata
Mintalah kepada temanmu untuk melirik ke
kiri dan ke kanan. Perhatikan apa yang terjadi pada bola matanya. Benar, bola
mata tersebut bergerak ke kiri dan ke kanan. Tahukah kamu apa yang menggerakkan
bola mata tersebut? Bagian yang menggerakkan bola mata adalah otot mata. Otot
ini berfungsi untuk mengatur gerakan bola mata. Gerakan ini menyebabkan mata
dapat bergerak ke kanan, ke kiri, ke atas, ke bawah, melirik ataupun melotot.
g)
Saraf
Mata/ Saraf Optik Tahukah kamu apa guna saraf mata? Saraf mata berguna sebagai
penghubung antara sel saraf dalam retina dengan otak sebagai saraf pusat. Otak
kemudian menyusun isyarat-isyarat yang dikirim tersebut, sehingga hasilnya kita
dapat melihat.
·
Berikut
ini proses Cahaya masuk ke dalam bola mata menuju kornea. Kemudian, cahaya
melewati pupil hingga masuk ke dalam lensa. Setelah dari lensa, cahaya tersebut
difokuskan dan membentuk bayangan. Bayangan akan jatuh tepat di retina,
Ujung-ujung saraf penerima rangsang di retina lalu menyampaikan isyarat ini ke
otak. Kemudian, otak menyusun isyarat-isyarat yang dikirim tersebut, sehingga
hasilnya kita dapat melihat.
·
Proses
mata melihat benda di gambar dengan skema berikut: Cahaya Kornea Pupil Dapat
melihat Benda Otak Saraf Optik Retina Lensa Mata
·
Bagian
luar mata terdiri atas alis, kelopak mata, kelenjar air mata, dan bulu mata.
Keempat alat tersebut berfungsi melindungi mata dari pengaruh luar.
·
Bagian
dalam mata terdiri atas kornea, iris, pupil, lensa mata, retina, otot mata, dan
saraf mata
·
Proses
melihat benda :
Cahaya
- Kornea - Pupil - Lensa Mata - Retina - Saraf Optik - Otak dapat melihat
benda.
·
Berikut
beberapa jenis kelainan dan penyakit mata yang bisa dialami oleh manusia dan
cara mengatasinya, antara lain sebagai berikut:
a.
Miopi
/ Rabun Jauh Penderita miopi (mata minus) tidak dapat melihat benda-benda yang
jaraknya jauh. Penderita miopi dapat ditolong menggunakan kacamata berlensa
minus (lensa cekung)
b.
Hipermetropi
/ Rabun dekat Penderita hipermetropi (mata plus) tidak dapat melihat
benda-benda yang jaraknya dekat. Penderita hipermetropi dapat ditolong
menggunakan kacamata berlensa cembung
c.
Presbiopi
Gangguan presbiopi biasanya terjadi pada orang yang sudah berusia lanjut.
Penderita presbiopi tidak dapat melihat benda dalam jarak dekat maupun jauh.
Penderita presbiopi dapat ditolong menggunakan kacamata berlensa ganda
(cembung-cekung).
d.
Buta
warna yaitu penglihatan yang tidak dapat membedakan warna-warna tertentu, misal
warna merah dengan hijau kelihatan samar-samar kelabu. Dalam banyak kasus, buta
warna disebabkan oleh faktor genetik orang tua, namun bisa juga akibat efek
samping dari sebuah pengobatan atau gangguan kesehatan yang telah ada
sebelumnya.
e.
Juling,
yaitu kelainan mata karena kerja otot mata kiri dan otot mata kanan tidak
serasi. Kelainan ini merupakan bawaan sejak lahir.
f.
Katarak
yaitu pengapuran pada permukaan lensa mata sehingga lensa mata menjadi keruh.
Akibatnya, pada penderita katarak cahaya tidak dapat masuk mata. Pengobatan
katarak yang sudah berat dapat dilakukan dengan operasi.
g.
Rabun
senja merupakan kelainan mata karena ketidakmampuan mata untuk melihat pada
senja hari, karena kekurangan vitamin A. Penyembuhannya dengan mengonsumsi
makanan yang mengandung vitamin A.
h.
Trakoma
adalah penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini berupa
bintik-bintik bernanah yang terdapat pada kelopak mata. Bola mata memerah dan
rasanya sakit. Jika dibiarkan tidak diobati, bintik ini menular ke bola mata.
Akibatnya mata menjadi buta. Jika terserang penyakit ini, segeralah berobat ke
dokter.
i.
Mata
merah disebabkan karena iritasi/ kemasukan benda asing, sehingga gatal dan perih.
Obati dengan obat tetes mata dan ambil kotorannya
·
Selain
mengetahui cara menjaga kesehatan mata, kita pun memerlukan alat bantu untuk
memudahkan indra penglihatan dalam kehidupan sehari-hari, karena mata kita
tidak dapat melihat benda-benda yang berukuran amat kecil. Oleh karena itu,
manusia memerlukan alat bantu berupa alat-alat optik.
·
Beberapa
contoh alat optik, yaitu periskop, lup, kacamata, kamera, dan mikroskop.
1.
Periskop
Periskop adalah alat optik sejenis teropong yang arah pandangnya dapat
dibelokkan sehingga objek tidak harus berada di depan mata. Periskop digunakan
pada kapal selam untuk mengamati keadaaan di permukaan laut dari dalam kapal
selam. Pada periskop sederhana terdapat dua cermin datar. Cara kerja periskop
adalah bayangan yang terbentuk pada cermin pertama dipantulkan ke cermin kedua.
Dari cermin inilah pengamat dapat mengamati benda.
2.
Lup
merupakan alat optik yang berfungsi untuk memperbesar bayangan benda yang tidak
dapat dilihat dengan mata secara langsung. Benda optik yang digunakan adalah
lensa cembung
3.
Kacamata
merupakan alat optik yang berfungsi membantu penglihatan penderita rabun jauh
dan rabun dekat. Benda optik yang dimanfaatkan pada kacamata adalah lensa.
Kacamata penderita rabun jauh berlensa cekung (kacamata minus), sedangkan pada
penderita rabun dekat menggunakan kacamata berlensa cembung (kacamata plus)
4.
Kamera
merupakan alat optik yang berfungsi mengabadikan dan merekam peristiwa. Pada
kamera terdapat lensa cembung yang berfungsi untuk membiaskan cahaya yang masuk
sehingga terbentuk bayangan yang nyata, terbalik dan diperkecil.
5.
Mikroskop
adalah alat optik yang berguna untuk mengamati benda-benda renik, misalnya
adalah bakteri. Perbesaran bayangan pada mikroskop dapat mencapai seratus kali,
alat ini sangat penting di sebuah laboratorium dan banyak digunakan untuk
meneliti benda yang tidak dapat dilihat oleh indra penglihatan.
Komentar
Posting Komentar