Rangkuman Bahasa Indonesia Tema 8


 

RANGKUMAN BAHASA INDONESIA TEMA 8

 

Tiga macam perwatakan dalam drama:

 

·         Tokoh protagonist, yaitu tokoh yang memiliki karakter baik, ramah, sopan disukai, dan diidolakan penonton.

Tokoh protagonist adalah tokoh yang memiliki watak baik sehingga disenangi dan dikagumi pembaca. Protagonis adalah pelaku yang memiliki watak yang baik sehingga disenangi pembaca

 

·         Tokoh antagonis, yaitu tokoh yang memiliki perwatakan tidak baik, dibenci oleh penonton, dan pemicu adanya konflik/permasalahan.

Tokoh antagonis adalah tokoh yang tidak disenangi pembaca karena perannya tidak sesuai yang didambakan pembaca. Tokoh antagonis ini pemicu timbulnya konflik dan ketegangan yang dialami oleh tokoh protagonist. Antagonis adalah pelaku yang tidak disenangi pembaca yang tidak sesuai dengan apa yang didambakan oleh pembaca

 

·         Tokoh tritagonist, yaitu tokoh pembantu yang bersifat netral, baik bagi tokoh antagonis maupun protagonisTokoh protagonis adalah tokoh yang baik dalam sebuah cerita, sedangkan tokoh antagonis adalah tokoh yang jahat dalam sebuah cerita

Tokoh tritagonis adalah tokoh tambahan yang hadir untuk membantu agar cerita berjalan lancar.

 

Tokoh adalah orang yang menggambarkan suatu peristiwa dalam sebuah cerita yang diperankan. Para tokoh dalam cerita memiliki peranan masing-masing yang berbeda satu tokoh dengan tokoh lainnya. Tokoh memiliki fungsi untuk membangun dan mengembangkan jalannya cerita.

 

Di dalam teks fiksi, tokoh dapat berupa manusia, hewan, tumbuhan, bahkan benda-benda. Pada dasarnya, tokoh dibedakan menjadi dua yaitu tokoh utama dan tokoh pembantu. Pada pembelajaran-pembelajaran sebelumnya kamu sudah mengenal berbagai tokoh dalam cerita.

 

1.       Tokoh utama

Tokoh utama adalah tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita. Tokoh utama paling banyak diceritakan, baik sebagai pelaku kejadian maupun yang dikenai kejadian. Bahkan dalam novel-novel tertentu, tokoh utama senantiasa hadir dalam setiap kejadian dan dapat ditemui dalam tiap halaman novel yang bersangkutan.

 

2.       Tokoh pembantu

Tokoh pembantu adalah tokoh yang memiliki peranan tidak penting dalam cerita. Kehadiran tokoh pembantu sekadar menunjang tokoh utama.

 

Mengidentifikasi tokoh artinya menentukan atau menetapkanidentitas (karakter/watak) tokoh. Mengidentifikasi dapat dilakukan dengan: 1. Memahami isi teks: membaca cermat seluruh cerita, lalu menyimpulkan maksud dan isi cerita tersebut. 2. Membaca narasi: membaca kalimat-kalimat penjelasan yang disampaikan oleh penulis. 3. Dialog tokoh: membaca doalog-dialog yang diucapkan oleh si tokoh pada cerita

 

Membandingkan tokoh bertujuan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan dan perbedaan ciri dan watak tokoh yang ada dalam cerita.

Berikut hal-hal yang dilakukan untuk membandingkan tokoh.

1. Memahami jalan cerita.

2. Memahami watak setiap tokoh.

3. Menentukan dialog atau cuplikan peristiwa pendukung watak tokoh.

 

Peran tokoh dalam sebuah cerita sebenarnya menggambarkan peran manusia dalam kehidupan nyata. Dalam kehidupan nyata manusia mempunyai karakter berbeda-beda. Ada yang berkarakter baik dan ada yang berkarakter tidak baik. Ada yang menyenangkan da nada yang tidak menyenangkan.


untuk latihan soal silahkan klik link quizizz berikut ini 

dapat juga mengerjakan latihan soal pada link berikut ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SINONIM

IPS-KEBERAGAMAN SUKU BUDAYA